Breaking News

Cara Berburu Jamur Saat Musim Hujan

Jamur Trucuk Sedudoshare

SedudoshareAssalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh | Sebagai Anak yang tumbuh dan besar di Kampung dimana tanah lapang berupa sawah, kebun, ladang dan hutan masih sangat luas, kebiasaan mencari jamur di musim hujan seperti sekarang ini adalah keharusan. Tapi itu dulu, kebiasaan lama itu sudah tidak pernah saya lakukan.

Kemarin pagi ketika saya berangkat ke tempat aktivitas, di jalan yang saya lalui ada sekelompok orang sedang asik berdiri menjajakan jamur, dari situ saya jadi teringat dengan kebiasaan mencari jamur tersebut, dan akhirnya saya menuliskan thread sederhana ini untuk membahas keseruan di dalam berburu jamur, sebuah kebiasaan yang sering dilakukan pada musim hujan karena memang pada musim itu lah kingdom fungi muncul.

Berburu Jamur Saat Musim Hujan

Waktu yang tepat untuk mencari jamur saat musim hujan adalah pagi hari, biasanya setelah Shalat Subuh saya akan keluar dibantu dengan penerangan senter seadanya untuk mencari jamur di sekitar perkebunan dan tanah kosong yang ada di dekat kampung saya.

Tentunya saya tidak sendiri, banyak teman dan juga orang-orang kampung lainnya yang keluar mencari jamur tersebut.

Mengapa harus pagi ? karena konon katanya saat itulah mereka muncul dari tanah, mulai mekar karena udara masih segar dan tentunya belum ada sinar matahari. Mungkin sebenarnya ada penyebab yang ilmiah, namun saya sendiri tidak mengetahui itu, yang saya tahu hanyalah pagi hari adalah saat yang tepat untuk mencarinya.

* Siapa Cepat Dia Dapat

Namanya juga di alam dan tidak ada yang memiliki tentunya siapa yang cepat menemukannya maka dialah yang akan mendapatkannya. Karena banyaknya saingan maka kita harus bisa lebih dulu dari mereka, jika agak siangan sedikit saja kita keluar maka tidak akan ada yang bisa kita dapatkan, kalaupun ada mungkin itu masih kecil atau masih berupa kuncup yang masih tidak jelas nampak.

Masing-masing orang akan mencari di lokasi yang mereka yakini ada jamurnya, mencari secara berkelompok akan lebih memudahkan dalam pencarian, namun tentu saja hasilnya harus dibagi rata antar anggota kelompok.

*Dimana Biasa Mencari?

Masing-masing orang yang suka mencari jamur saat musim hujan pasti tahu dimana biasanya jamur akan tumbuh, yakni di tempat yang biasanya ada rayap-nya.

Jika kita menemukan jamur di suatu tempat maka sudah bisa dipastikan untuk seterusnya akan selalu ada jamur disana, jadi bisa dikatakan orang sudah punya lokasi masing-masing, namun semua kembali pada siapa cepat dia dapat, meskipun kita biasa mencari di suatu lokasi dan esoknya ada orang lain yang kesana maka kita tidak akan bisa mengklaim, karena memang semua bebas untuk diambil oleh siapa saja yang terlebih dulu menemukannya.

*Harus Jeli dan Waspada

Mencari jamur itu susah-susah gampang, kita harus jeli memperhatikan di sela tumbuhan atau semak yang ada, tidak jarang ada dedaunan yang menutupinya juga.

Tidak jarang lokasinya juga berbahaya, bisa di semak belukar yang banyak binatang berbisa, atau bisa juga di daerah tebing, tidak ada yang pasti letaknya karena mereka bisa tumbuh dimana saja, jadi kewaspadaan itu harus tetap diutamakan.

Selain itu lokasinya mencari juga bisa saja ke tanah milik orang yang sudah ditanami tanaman, jadi kita harus hati-hati juga supaya tidak merusak tanaman orang.

*Tidak Semua Jamur Bisa Di Makan

Tidak semua jamur yang kita jumpai saat mencari bisa di makan, ada jenis-jenis jamur khusus yang bisa di makan dan itu lah yang dicari, jangan sampai mengambil jamur yang tidak bisa dimakan karena bisa saja itu mengandung racun.

Ketika kita menemukan jamur maka sebaiknya kita bertanya dulu apakah itu bisa dimakan atau tidak, untuk itu pengetahuan tentang jenis jamur liar yang bisa dimakan sangat diperlukan. Saya lupa jenis jamurnya apa saja, namun yang paling familiar dan selalu menjadi incaran adalah jamur trucuk atau ada yang menyebutnya jamur barat, saya tidak tahu di daerah lain apa namanya, warnanya hitam kecoklatan pada bagian atas dan dibawahnya berwarna putih, biasanya tumbuh bergerombol, tidak pernah tumbuh sendiri.

Jika menemukan satu maka sudah pasti disekitarnya ada juga jamur yang lain.


Jamur adalah salah satu makanan favorit saya, dan yang paling sedap dan lezat menurut saya adalah jamur yang hanya ada pada musim hujan dan biasa saya cari. Rasanya lebih sedap dari ayam atau daging.

Saya paling suka dibuat pepes, tidak perlu ada temannya yang lain dan hanya dikasi garam merica saja sudah enak, apalagi jika kita bisa mengolahnya lagi.

Jika tidak dipepes saya biasanya memasaknya dengan mie instan, itu rasanya juga sangat enak. Ada banyak jenis olahan sederhana masakan berbahan jamur, semua tergantung selera masing-masing. Jaman sekarang tentu mudah mendapatkan resepnya di internet.


Jika jamur yang didapatkan jumlahnya cukup melimpah, selain untuk dikonsumsi sendiri tentunya itu bisa dijual, paling sering orang menjual jamur hasil berburu ini di pinggir jalan yang ramai, harganya pun lumayan mahal, di tempat saya untuk satu paket yang isinya 5-6 jamur ukuran sedang dan besar dihargai sekitar 20-30 Ribu Rupiah, tentunya harga itu sangat wajar karena memang keberadaannya cukup langka dan hanya ada pada musim penghujan saja, beda halnya dengan jamur-jamur yang memang dibudiya, setiap hari jamur jenis itu akan selalu ada.

Jamur ini cukup laris juga, tidak jarang setiap harinya pada pencari jamur bisa mendapatkan ratusan ribu rupiah, cukup untuk jadi tambahan penghasilan.

Yang Mau Menambahkan, Waktu dan Tempat Dipersilahkan, Sekian dan Terima Kasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Source of Writing: Rahmad Widodo

Tidak ada komentar